ANALISIS ELASTISITAS KESEMPATAN KERJA PADA SEKTOR INDUSTRI PENGOLAHAN DI PROVINSI JAWA BARAT

Ade Jamal mirdad, Rizky Trinanda Akhbar

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa besar daya serap tenaga kerja dan menentukan elastisitas kesempatan kerja pada sektor industri pengolahan di Provinsi Jawa Barat. Hasil analisis regresi dengan model transformasi logaritma menunjukkan bahwa, Daya serap tanaga kerja sektor industri besar di Provinsi Jawa Barat adalah sebesar 594 jiwa per unit usaha industri. Elastisitas kesempatan kerja berdasarkan nilai output industri kurang responsif dan saling bertolak belakang, di mana nilai elastisitas dari faktor nilai output industri yang dilihat dari nilai koefisien regresinya hanya sebesar -0,0211 yang ternyata lebih kecil dari nilai koefisien regresi faktor jumlah unit usaha yang mencapai nilai sebesar 593,7823. Dengan demikian, elastisitas kesempatan kerja pada sektor industri besar di Provinsi Jawa Barat lebih responsif terhadap faktor jumlah unit usaha.

Keywords


Elastisitas, kesempatan kerja, Output dan UMR

Full Text:

PDF

References


Djojohadikusumo, Sumitro. 1994. Perkembangan Pemikiran Ekonomi, Dasar Teori Pertumbuhan dan Ekonomi Pembangunan. LP3ES. Jakarta. Dumairy. 1996. Perekonomian Indonesia. Erlangga, Jakarta. EVIEWS Inc. 2006. EVIEWS 3.1 Program and Aplication. Fudjaja, L, 2002. Dinamika Kesempatan Kerja Sektor Pertanian dan Industri di Sulawesi Selatan [Tesis]. Pascasarjana Institut Pertanian Bogor, Bogor. Gujarati, Damodar. 1978. Ekonometrika Dasar. Erlangga. Jakarta Hasibuan. 1993. Ekonomi Industri : Persaingan, Monopoli dan Regulasi. LP3ES. Jakarta. Hope, Hans Hermann. 2007. Teori Umum Keynes Dalam Pandangan Missesian. Edisi Terjemahan. Sanctuary Publishing: Ciputat. Kartasaspoetra.1988. Mikroekonomi I. Bentang. Yogyakarta. Kuncoro, H. (1999). Dimensi Kulitatif Keberhasilan Perluasan Kesempatan Kerja; Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia, Vol. 14, No. 1: 9-17. Kuncoro, H. dan B. Kustituanto. 1995. Netralitas perubahan teknologi pada Sektor Industri Pengolahan di Indonesia; Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia, Vol. 10, No. 1, September: 55-66.

Mankiw, G. 2003. Teori Makroekonomi. Edisi ke-5. Erlangga. Jakarta. Rahardjo, D. 1984. Transformasi Pertanian, Industrialisasi dan Kesempatan Kerja. Universitas Indonesia Press. Jakarta. Rahardjo, D. 1984. Transformasi Pertanian, Industrialisasi dan Kesempatan Kerja. Universitas Indonesia Press. Jakarta. Safrida.1999. Dampak Kebijakan Upah Minimum dan Makroekonomi Terhadap Laju Inflasi, Lapangan Kerja Serta Keragaan Permintaan dan Penawaran Agregat. Bogor: Program Pascasarjana Institut Pertanian Bogor. Simanjuntak, Payaman J. 1992. Masalah Hubungan Industrial di Indonesia. Depnaker RI. Jakarta. Sudarsono. 1999. Pengantar Ekonomi Mikro. Universitas Terbuka. Jakarta. Sukirno, Sadono. 2003. Pengantar Teori Mikroekonomi. Edisi Ketiga. PT Raja Grafindo Persada. Jakarta.




DOI: 10.31002/rep.v3i1.786

Article Metrics

Abstract view : 33 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Jurnal REP (Riset Ekonomi Pembangunan)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal REP (Riset Ekonomi Pembangunan)

P-ISSN: 2541-433X E-ISSN: 2508-0205

Publisher by Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Tidar