Pengembangan Bahan Ajar Matematika Berbasis Masalah Berorientasi pada Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis dan Prestasi Belajar Matematika

Jeaniver Yuliane Kharisma, Aslim Asman

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar matematika berbasis masalah yang berorientasi pada kemampuan pemecahan masalah matematis dan prestasi belajar matematika, yang valid, praktis, dan efektif, pada materi lingkaran VIII SMP. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Model pengembangan yang dikembangkan diadaptasi dari model pengembangan ADDIE. Tahap-tahap yang dilakukan meliputi: tahap analisis, tahap perencanaan, tahap pengembangan, tahap implementasi, dan tahap evaluasi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar validasi, lembar penilaian guru, lembar penilaian siswa, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, tes kemampuan pemecahan masalah matematis, dan tes prestasi belajar matematika. Hasil validasi menunjukkan bahwa buku panduan guru dan buku siswa yang dikembangkan berada dalam kategori sangat baik dan baik. Hasil uji coba menunjukkan bahwa buku panduan guru dan buku siswa berada dalam kategori baik. Hasil uji coba berdasarkan tes kemampuan pemecahan masalah dan prestasi belajar matematika mencapai hasil masing-masing 72% dan 75% serta menunjukkan bahwa buku panduan guru dan buku siswa berada dalam kategori baik. Oleh karena itu, disimpulkan bahwa bahan ajar matematika berbasis masalah yang dikembangkan memiliki kualitas yang valid, praktis, dan efektif ditinjau dari kemampuan pemecahan masalah matematis dan prestasi belajar matematika siswa.

Keywords


bahan ajar matematika berbasis masalah; kemampuan pemecahan masalah matematis; prestasi belajar matematika

Full Text:

PDF

References


Arends, R. I. (2012). Learning to teach (9th ed). New York: Mc Grow-Hill Companies. Inc.

Bell, F. H. (1978). Teaching and Learning mathematics (in secondary schools). Iowa: Wm C. Brown Company Publishers.

Branch, R.M. (2009). Instructional Design: the ADDIE Approach. New York: Springer Science.

Depdiknas. (2008). Panduan pengembangan bahan ajar. Diambil pada tanggal 8 Agustus 2015, dari http://reasearc-hengines.com/cristiana6-04.html.

Putro, E.W. (2009). Evaluasi Program Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Ibrahim. (2011). Pengembangan bahan ajar matematika sekolah berbasis masalah terbuka untuk memfasilitasi pen-/capaian kemampuan berfikir kritis dan kreatif matematis siswa. Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika. 122-132.

Kodariyati, L. & Astuti, B. (2016). Pengaruh model PBL terhadap kemampuan komunikasi dan pe¬mecahan masalah matematika siswa kelas V SD. Jurnal Prima Edukasia, 4(1), 93-106.

Farhan, M. (2014). Keefektifan PBL dan IBL ditinjau dari prestasi belajar, ke-mampuan representasi matematis, dan motivasi belajar. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 1( 2), 227-240.

Nu’man, M. (2015). Pengembangan bahan ajar geometri transformasi berdasarkan problem based learning untuk memfasilitasi kemampuan komunikasi matematis mahasiswa pendidikan matematika UIN Sunan Kalijaga. Prosiding seminar nasional matematika dan pendidikan matematika UMS, Surakarta, 345-354.

Mullis, Ina. V.S., et al. (2008). TIMSS 2007 International mathematics report: finding from IEA’s trends in inter-national mathematics and science study at the fourt and eight grades. Amsterdam: TIMSS & PIRLS International Study Center Lynch School of Education.

Mullis, Ina. V.S., et al. (2012). Trends in international mathematics and science study TIMSS.TIMSS2011 International result in mathematics. Amsterdam: TIMSS & PIRLS International Study Center Lynch School of Education.

NCTM. (2000). Principle and standar school mathematics. Reston, VA: National Council of Teacher of Mathematics, Inc.

OECD. (2010). PISA 2009 RESULT: What student know and can do-student performance in reading, mathematics, and science (VOLUME 1). Diambil pada tanggal 8 Agustus 2015, dari http://www.oecd.org/pisa/pisaproducts /48852548.pdf.

Presiden. (2014). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 58 Tahun 2014 tentang Kurikulum SMP.

Nuranisa, R.A. (2014). Pengem¬bangan bahan ajar berbasis masalah melalui metode group investigasi untuk memfasilitasi pemahaman konsep dan kemampuan pemecahan masalah matematika. Skripsi. UIN Sunan Kalijaga.

Roh, Kyeong Ha. (2003). Problem based leaning in mathematics. ERIC Digest, 1-7.

Sugiman, Yaya, S.K. & Jozua Sabandar. (2009). Pemecahan masalah matematik dalam matematika realistik. Makalah Pendidikan Matematika Universitas Negeri Yogyakarta.

Rahmawati, Uki. (2014). Pengembangan model pembelajaran matematika berbasis masalah untuk siswa SMP. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 1(1), 88-97.




DOI: 10.31002/ijome.v1i1.926

Article Metrics

Abstract view : 11 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Indonesian Journal of Mathematics Education

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

ISSN: 2654-3907 (print) | 2654-346X (online)

Jalan Kapten Suparman No.39, Magelang, Jawa Tengah, Indonesia 56116

Phone (0293) 364113  Fax. (0293) 362438

Website : http://jurnal.untidar.ac.id/index.php/ijome