Pembelajaran Matematika pada Siswa Remaja dengan Kebutuhan Khusus di Sekolah Inklusi

Fadhilah Rahmawati

Abstract


Beberapa tahun sebelum memasuki abad 21, banyak negara di dunia mengakui perlunya keadilan dalam pendidikan siswa berkebutuhan khusus. Kemampuan akademis yang berbeda-beda adalah masalah utama yang harus dipecahkan dalam pembelajaran siswa berkebutuhan khusus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pembelajaran matematika siswa berkebutuhan khusus pada usia remaja di sekolah inklusi. Penelitian ini menggunakan strategi studi lapangan (field research). Prosedur pemilihan subjek pada penelitian ini menggunakan purposive sampling. Penelitian ini melibatkan guru matematika, guru pendamping khusus (GPK), wakil kepala sekolah bidang inklusi, dan siswa berkebutuhan khusus yang berusia remaja sebagai subjek penelitian. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah lembar observasi, pedoman wawancara, dan lembar analisis dokumen. Validitas data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi waktu. Hasil penelitian yang diperoleh dari penelitian ini adalah pembelajaran siswa berkebutuhan di sekolah inklusi dilakukan dengan pendampingan dari GPK dengan koordinasi dengan guru matematika dan pengawasan dari wakil kepala sekolah bagian inklusi.Perencanaan pembelajaran dilakukan secara penuh oleh GPK, proses pembelajaran didampingi oleh GPK dan guru matematika, dan evaluasi dilakukan oleh GPK dan diawasi oleh wakil kepala sekolah bagian inklusi.


Keywords


pembelajaran matematika; siswa berkebutuhan khusus; sekolah inklusi

Full Text:

PDF

References


Alimin, Z. (2012). Anak Berkebutuhan Khusus. Modul pada Universitas Pendidikan Indonesia: tidak diterbitkan.

Barbra, Mapuranga & Joyline, Nyakudzuka. (2014). The Inclusion of Children with Mental Disabilities: A Teacher’s Perpective. International Journal of Humanities Social Sciences and Aducation (IJHSSE): Vol. 1 No.2, February 2014, PP 65-75.

Butler, F. M., Miller, S. P., Crehan, K., Babbit, B., & Pierce, T. (2003). Fraction Instruction for Students with Mathematics Disabilities: Comparing Two Teaching Sequences. The Division for Learning Disabilities of the Council for Exceptional Children: 2, 99-111.

Haryanto, Dany. (2011). Teori-teori Dasar Dalam Psikologi Pendidikan. Jakarta: Prestasi Pustaka.

Kemenkes RI. (2010). Pedoman Penanganan Anak Berkebutuhan Khusus.

Kemis&Rosnawati.(2013). Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus Tunagrahita (Peserta dididk Berkebutuhan Khusus dengan Hambatan Kecerdasan). Jakarta: PT. Luxima Metro Media.

Khaliq, F., Anjana, Y., Vaney, N., J. (2009). Visual Evoked Potential Study in Slow Learners. Ndian J Physiol Pharmacol. 53(4). 341- 346.

Moleong, L. J. (2013). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remadja Karya.

Wibisana, Adhe N. (2014). Kesetaraan Hak Pilih untuk Penyandang Disabilitas. Jakarta: Kompasiana Online.

Steedy, Kathlyn. (2008). Effective Mathematics Instruction. National Dissemination Center for Children with Disabilities (NICHCY). 3(2).

Yuwono, J. (2009). Memahami Anak Autistik: Kajian Teoritik dan Empirik. Bandung: Alfabeta.




DOI: 10.31002/ijome.v1i1.936

Article Metrics

Abstract view : 15 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Indonesian Journal of Mathematics Education

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

ISSN: 2654-3907 (print) | 2654-346X (online)

Jalan Kapten Suparman No.39, Magelang, Jawa Tengah, Indonesia 56116

Phone (0293) 364113  Fax. (0293) 362438

Website : http://jurnal.untidar.ac.id/index.php/ijome