THE REALIZATION OF COHESION IN READING TEXTS

Lilia Indriani

Abstract


Membaca adalah proses berfikir, karena aspek utamanya adalah memahami makna dari bacaan. Bagian paling penting dari makna adalah ide, konsep, pola pikiran, gambaran, dan perkataan. Makna tidak hanya muncul dari kumpulan kata tetapi dari tautan makna dari setiap kata didalam sebuah konteks di pikiran pembaca. Teks bacaan disebut pasif karena pembacalah yang harus aktif menemukan makna dari sebuah teks bacaan. Pembaca harus dapat memahami sebuah pesan didalam teks berdasarkan unsur-unsur semantiknya. Salah satunya adalah kohesi. Kohesi dapat digunakan untuk mengetahui apakah sebuah teks bacaan tersebut bermakna atau tidak. Sebuah teks bacaan dikatakan baik jika ditulis dengan kohesif sehingga terbentuk jalinan makna yang tidak lepas dari konteks teks tersebut. Kohesi dapat memudahkan siswa dalam memahami sebuah bacaan karena siswa dapat mengetahui jalinan makna bagaimana kalimat ataupun paragraph terhubung didalam sebuah konteks.

Key words: cohesion, reading text 

 


Full Text:

PDF


DOI: 10.31002/transformatika.v11i1.110

Article Metrics

Abstract view : 149 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




 



Transformatika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya 

ISSN: 2549-5941 (print) | 2549-6271 (online)
Organized by Department of Indonesian Language and Literature Education, Universitas Tidarin collaboration with Indonesian Language and Literature Lecture Association (ADOBSI), and Association of Indonesian Language and Literature Study Program (IKAPROBSI).
Published by Universitas Tidar 
Website: http://jurnal.untidar.ac.id/index.php/transformatika 
Email: transformatika@untidar.ac.id, asmara@untidar.ac.id (paper handling issues and publication issues)

 
Web
Analytics Made Easy - StatCounter View Transformatika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Stats

Lisensi Creative Commons
Transformatika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.