STUDI ANALISA PENGARUH DIMENSI KOLOM PADA INFRASTRUKTUR STRONG COLUMN WEAK BEAM GEDUNG LANTAI 3 - LANTAI 7 AKIBAT GAYA GEMPA

Nor Hidayati

Abstract


Perkembangan bangunan infrastruktur di Indonesia sangat signifikan, mulai dari perkembangan jalan bebas hambatan (jalan tol), gedung – gedung bertingkat, jembatan, bendungan, drainase dan infrastruktur yang lain. Strong Column  Weak Beam merupakan analisa perencanaan yang dipakai di Indonesia karena ketika struktur mengalami keruntuhan maka balok akan runtuh terlebih dahulu dibanding dengan kolom. Sehingga akan lebih aman dibanding dengan analisa yang lain. Struktur kolom memiliki peranan yang mendasar saat perencanaan sebuah gedung. Dimensi (ukuran), material penyusunnya dan pembebanan merupakan kunci dari perencanaan. Sehingga diperlukan penelitian mengenai pengaruh dimensi kolom pada struktur strong column  weak beam gedung lantai 3 – lantai 7 akibat gaya gempa. Dari hasil analisis menggunakan software SAP2000 lantai 7 mengalami keruntuhan pada kolom berdimensi 40x40, karena lantai 7 memiliki ketinggian yang relative tinggi. Pembebanan gempa statis pada analisis berpengaruh besar dengan gaya axial sebesar 228,446 ton/m. Dimensi kolom yang paling efektif menerima beban gempa di daerah zona 4 adalah 60x60.


Keywords


analisis kolom, strong column weak beam, gempa

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 112 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Reviews in Civil Engineering

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

____________________________________________________________________________________________________ Sekretariat Jurnal Reviews in Civil Engineering

Gedung 01 Fakultas Teknik Universitas Tidar, Jalan Kapten Suparman No 39 Magelang 56116

email: civil_teknik@untidar.ac.id