Title:


KEABSAHAN REALESE AND DISCHARGE AGREEMENT DALAM PROSES PEMBAYARAN KOMPENSASI KECELAKAAN TRANSPORTASI UDARA


Author:


Mail Retno Wulandari(1*)

(1) Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia, 
(*) Corresponding Author
Abstract views : 44 | PDF views : 0

Abstract


Kasus kecelakaan Lion Air JT-610, terdapat syarat penandatanganan realese and discharge agreement dalam pembayaran kompensasi kecelakaan pada korban. Isi realese and discharge agreement adalah, setelah menerima kompensasi, ahli waris dilarang mengajukan gugatan kepada pihak Lion Air, Boeing dan perusahaan rekanan yang berkaitan dengan perjanjian pengangkutan tersebut. Pada sisi perlindungan konsumen, adanya syarat tambahan ini juga merugikan bagi ahli waris karena menghilangkan hak gugat keperdataan bagi ahli waris. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana keabsahan realese and discharge agreement dalam proses pembayaran kompensasi kecelakaan transportasi udara?. Tujuan penelitian yaitu meneliti keabsahan realese and discharge agreement dalam proses pembayaran kompensasi kecelakaan transportasi udara. Pada sisi lainnya, penelitian ini juga bertujuan memberikan sumbangan keilmuan pada hukum perdata secara umum dan hukum transportasi serta perlindungan konsumen pada khususnya. Metode penelitian ini adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan kasus (case approach) dan pendekatan konseptual (concept approach), hal ini karena akan meneliti peraturan perundang-undangan dan konsep-konsep yang terkait dengan obyek penelitian. Hasil dari penelitian ini adalah realese and discharge agreement melanggar ketentuan Pasal 1320 KUHPerdata, Pasal 186 ayat (1) Undang-Undang Penerbangan, Pasal 18 ayat (1) Undang-Undang Perlindungan Konsumen maka perjanjian tersebut dapat dinyatakan batal demi hukum.


Keywords


Keabsahan; Kompensasi; Kecelakaan Transportasi Udara

Full Text:

PDF

References


BUKU:

Abdul Halim Barkatullah, Hak-Hak Konsumen, Nusa Media, Bandung, 2010.

Abdul Kadir Muhammad, Hukum Perdata Indonesia, Citra Aditya Bakti, Bandung, 1990.

Ahmadi Miru, Hukum Kontrak Perencanaan Kontrak, PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta, 2007

E. Saefullah Wiradipraja, Tanggungjawab Pengangkut dalam Hukum Pengangkutan Udara Internasional dan nasional, Ctk Pertama, Liberty, Yogyakarta, 1989.

Gunawan Widjaja dan Ahmad Yani, Hukum Tentang Perlindungan Konsumen, Gramedia, Pustaka Utama, Jakarta, 2000.

Inosentius Samsul, Perlindungan Konsumen: Kemungkinan Penerapan Tanggung Jawab Mutlak, Ctk. Pertama, Program Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Jakarta, 2004.

Janus Sidabalok, Pengantar Hukum Ekonomi, Bina Media, Bandung, 2000.

K Martono, Hukum Udara, Angkutan Udara dan Hukum Angkasa, Hukum Laut Internasional, Buku Kedua, Mandar Maju, Bandung, 1995.

K. Martono dan Usman Melayu, Perjanjian Angkutan Udara di Indonesia, Ctk Pertama, CV. Mandar Maju, Bandung, 1996.

K Martono dan Amad Sudiro, Hukum Angkutan Udara Berdasar UU RI No. 1 Tahun 2009, Rajawali Pers, Jakarta, 2010.

N.H.T Siahaan, Hukum Konsumen: Perlindungan dan Tanggung Jawab Produk, Panta Rei, Jkarta, 2005.

Philipus M. Hadjon, Perlindungan Hukum bagi Rakyat di Indonesia Sebuah Studi tentang Prinsip-prinsipnya, Penanganannya oleh Pengadilan dalam Lingkungan Peradilan Umum dan Pembentukan Peradilan Administrasi Negara, Bina Ilmu, Surabaya, 1987.

Riduan Syahrani, Seluk-Beluk dan Asas-Asas Hukum Perdata, Alumni, Bandung, 2013.

Ridwan Khairandy, Hukum Kontrak Indonesia dalam Prespektif Perbandingan (Bagian Pertama),FH UII Pers, Yogyakarta, 2014.

Salim HS, Perkembangan Hukum Kontrak di Luar KUHPerdata, Raja Grafindo Persada, Jakarta, 2006.

Syamsudin Qirom Meliala, Pengertian Asas Iktikad Baik di Dalam Hukum Indonesia, Mitra Ilmu, Surabaya, 2007.

PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN

Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (Burgerlijk Wetboek)

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan

Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen

Peraturan Menteri Nomor 77 Tahun 2011 tentang Tanggung Jawab Pengangkut Udara Pengangkut Angkutan Udara.

MEDIA CETAK DAN ELEKTORNIK

Jurnal:

Ridwan Khairandy, Tanggung Jawab Pengangkut dan Asuransi Tanggung Jawab Sebagai Instrumen Perlindungan Angkutan Udara, Jurnal Hukum Bisnis, Volume 25 No. 1 Tahun 2005.

Sriwati, Perlindungan Hukum Bagi Para Pihak dalam Perjanjian Baku, Jurnal Yustika Vol. 3, Desember 2000.

Artikel Elektronik:

https://megapolitan.kompas.com/read/2018/10/29/14522031/berikut-daftar-181-penumpang-dan-7-kru-lion-air-jt-610-yang-jatuh?page=all

https://www.jpnn.com/news/keluarga-korban-jt-610-tuntut-lion-air-segara-bayar-kompensasi

https://bisnis.tempo.co/read/1265748/boeing-akui-bersalah-atas-kecelakaan-pesawat-lion-air-jt-610

c.com/indonesia/indonesia-47664840

https://tekno.kompas.com/read/2018/11/08/13360007/dokumen-boeing-beri-petunjuk-kerusakan-pesawat-lion-air-jt-610

https://www.wsj.com/articles/boeing-names-muilenburg-as-new-ceo-1435091848.

https://www.liputan6.com/global/read/3687792/faa-keluarkan-arahan-darurat-terkait-kecelakaan-lion-air-pk-lpq-ini-isinya.

https://www.jawapos.com/ekonomi/18/03/2019/kecelakaan-pesawat-boeing-herrmann-law-group-gugat-faa-as/.

https://news.detik.com/berita/d-4477927/knkt-ungkap-hasil-investigasi-final-kecelakaan-lion-air-pk-lqp-agustus.

https://www.boeing.com/company/general-info/


Article Metrics

Abstract view : 44 times
PDF - 0 times

Cited By

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

P - ISSN 2598-0769

E - ISSN 2598-0750

 

Jalan Kapten Suparman 39 Magelang 56116

Program Studi Hukum

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Universitas Tidar

Magelang