BOBOT RELATIF ORGAN PENCERNAAN DAN ORGAN LIMFOID AYAM KAMPUNG SUPER YANG DIBERI PAKAN FERMENTASI DAUN DAN BIJI PEPAYA

Belinda Ermawati, Sugiharto Sugiharto, Hanny Indrat Wahyuni

Abstract


Penelitian ini perlu dilakukan karena fermentasi daun dan biji pepaya memiliki kandungan nutrisi yang cukup baik untuk perkembangan organ pencernaan dan organ limfoid ayam kampung. Penellitian ini bertujuan untuk mengkaji bobot relatif organ pencernaan ayam kampung super yang diberi pakan fermentasi daun dan biji pepaya. Materi yang digunakan adalah 300 ekor Day Old Chick (DOC) ayam kampung super  dengan rata-rata bobot awal 36,55 ± 0,97 g dan pakan fermentasi daun dan biji pepaya (Caricca papaya L.) menggunakan kapang Chrysonilia crassa. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 6 ulangan. Perlakuan yang diterapkan adalah T0 (ransum basal); T1 (ransum yang mengandung 1% fermentasi daun dan biji pepaya); T2 (ransum yang mengandung 2,5% fermentasi daun dan biji pepaya); T3 (ransum yang mengandung 5% fermentasi daun dan biji pepaya); T4 (ransum yang mengandung 7,5% fermentasi daun dan biji pepaya). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis of variance (Anova) apabila berpengaruh nyata dilanjutkan dengan uji duncan pada taraf 5%. Parameter yang diamati yaitu organ pencernaaan dan organ limfoid yang meliputi proventrikulus, ventrikulus, usus halus, seka, pankreas, timus, spleen dan bursa fabrisius. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pakan dengan fermentasi daun dan biji pepaya menggunakan kapang Chrysonilia crassa tidak berdampak nyata (P>0,05) terhadap bobot relatif organ pencernaan ayam kampung super. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian pakan fermentasi daun dan biji pepaya menggunakan kapang Chrysonilia crassa tidak berdampak negatif terhadap perkembangan organ pencernaan ayam kampung super

Keywords


papaya;fermentation;organ relative weight

Full Text:

PDF

References


M. A. P. dan A. M. T. Aenih, N., “Hematologi ayam kampung super yang diberi minyak kelapa sawit terproteksi dalam ransum,” J. Ilmu dan Teknol. Peternak. Trop., vol. 3, no. 1, pp. 15–20, 16AD.

M. A. Asmah R, “Proximate Analysis, Antioxidant and Anti Proliferative Activities of Different Parts of Carica papaya,” J. Tissue Sci. Eng., vol. 05, no. 01, 2014.

O. E. Onyimoyi A.E, “An Assessment of Pawpaw Leaf Meal as Protein Ingredient For Finishing Broiler,” Int. J. Poult. Sci., vol. 8, no. 10, pp. 995–998, 2009.

G. Milind P, “Basketful Benefits of Papaya,” Int. Res. J. Pharm., vol. 2, no. 7, pp. 6–12, 2011.

S. Munira, L. O. Nafiu, and A. M. Tasse, “Performans Ayam Kampung Super Pada Pakan Yang Disubtiusi Dedak Padi Fermentasi Dengan Fermentor Berbeda,” Budid. Ternak Ayam, vol. 3, no. 2, pp. 22–29, 2016.

A. M. Jannah, “Proses Fermentasi Hidrolisat Jerami Padi Untuk Menghasilkan Bioetanol,” J. Tek. Kim., vol. 17, no. 1, pp. 44–52, 2010.

S. Sugiharto, T. Yudiarti, I. Isroli, E. Widiastuti, and F. Dwi Putra, “Effect of dietary supplementation with Rhizopus oryzae or Chrysonilia crassa on growth performance, blood profile, intestinal microbial population, and carcass traits in broilers exposed to heat stress,” Arch. Anim. Breed., vol. 60, no. 3, pp. 347–356, 2017.

S. r. Sarwono, T. Yudiarti, and E. Suprijatna, “Pengaruh Pemberian Probiotik Terhadap Trigliserida Darah, Lemak Abdominal, Bobot Dan Panjang Saluran Pencernaan Ayam Kampung,” Anim. Agric. J., vol. 1, no. 2, p. 158, 2012.

Noferdiman, “efek penggunaan azolla microphylla fermentasi sebagai pengganti bungkil kedele dalam ransum terhadap bobot organ pencernaan ayam broiler Noferdiman,” J. Penelit. Univ. jambi seri sain, vol. 14, pp. 56–62, 2012.

A. Amalia, F; Muryani, R; Isroli, “Pengaruh Penggunaaan Tepung Azolla microphylla Fermentasi pada Pakan Terhadap Bobot dan Panjang Saluran Pencernaan Ayam Kampung Persilangan,” J. Chem. Inf. Model., vol. 53, no. 9, pp. 1689–1699, 2019.

R. Rohmah N, E. Tugiyati, “Pengaruh Tepung Daun Sirsak (Annona Muricata L) terhadap Karakteristik Lemak Darah dan Daging Itik Tegal Jantan,” Bul. Peternak., vol. 40, no. 3, p. 211, 2016.

T. Yudiarti, V. D. Yunianto B.I, R. Murwani, and E. Kusdiyantini, “The Effect of Chrysonilia crassa Additive on Duodenal & Caecal Morphology, Bacterial & Fungal Number, and Productivity of Ayam Kampung,” Int. J. Sci. Eng., vol. 3, no. 2, pp. 26–29, 2012.

R. M. Pertiwi D, T. Yudiyarti, “Bobot Relatif Saluran Pencernaan Ayam Broiler yang Diberi Tambahan Air Rebusan Kunyit dalam Air Minum,” J. Peternak. Indones., vol. 19, no. 2, pp. 61–65, 2017.

H. Has and A. Napirah, “Efek Peningkatan Serat Kasar dengan Penggunaan Daun Murbei Dalam Ransum Broiler Terhadap Presentase Bobot Saluran Pencernaan,” J. ilmu dan Peternak. Trop., vol. 1, no. 1, pp. 63–69, 2014.

N. R. Kusmayadi A, C.H. Prayitno, “Presentase Organ Dalam Itik Cihateup yang DIberi Ransum Mengandung Kombinasi Tepung Kulit Buah Manggis dan Tepung Kunyit,” J. Peternak. Nusant., vol. 5, no. April, pp. 1– 12, 2019.

E. S. dan I. Arfanda Ikhsan Ahmat, “Pengaruh Frekuensi dan Periode Pemberian Pakan Terhadap Bobot Relatif Organ Limfoid Ayam Buras Super,” J. sains Peternak. Indones., vol. 14, no. 3, pp. 306–311, 2019.

C. . Sari, I. Isroli, and U. Atmomarsono, “Pengaruh penambahan tepung rimpang temu kunci (Boesenbergia pandurata ROXB) Dalam Ransum Terhadap Ketahanan Tubuh Ayam Broiler,” Anim. Agric. J., vol. 3, no. 2, pp. 106–112, 2014.


Article Metrics

Abstract view : 217 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 SEMNAS "PENGELOLAAN SUMBER DAYA ALAM BERKESINAMBUNGAN DI KAWASAN GUNUNG BERAPI"

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

E-ISSN : 2716-330X